Maling Teriak Maling di Panggung Diva

Ditulis Oleh: Hendri Chaniago.
Sabtu: 11/7) 2026.

Mata saya tak berkedip. Kemarin. Di depan televisi.

Ada anak gadis. Masih sangat muda. Parasnya cantik. Begitu mic di tangan, auranya langsung berubah. Menggelegar.

Dia Diva. Cah ayu dari Kuantan Singingi. Jauh-jauh dari Riau, dia kini berdiri di panggung megah Dangdut Academy Indosiar.

Kemarin itu, dia membawakan satu lagu. Judulnya ngeri-ngeri sedap: Maling Teriak Maling.

Gila. Pas banget.

Vokalnya bertenaga. Cengkoknya asyik. Karakter suaranya seperti memeluk lirik lagu itu dengan sangat presisi. Saya yang menonton sampai merinding. Di warung kopi, orang-orang sampai berhenti mengunyah gorengan. Semua mata menatap layar.

Namun, jujur, pikiran saya sempat melayang ke mana-mana.

Sambil menikmati suaranya yang meliuk-liuk, batin saya menerka-nerka. Menimbang kemungkinan tentang sosok di balik pemilihan lagu tersebut.

Entah itu intuisi Diva sendiri sebagai seniman, atau kejelian tim kreatif Indosiar yang sedang jenius.
Bisa jadi juga ada pesan tersirat yang ingin disampaikan.

Sebab, judul lagu itu rasanya kok akrab betul. Maling Teriak Maling. Mak jleb. Rasanya pas sekali untuk menggambarkan situasi di kampung halaman kami, Kuansing, akhir-akhir ini. Anda yang orang Kuansing pasti paham dan merasakan hal yang sama.

Tak usah saya jelaskan panjang lebar, nanti ada yang tersedak kopi. Di media sosial dan di kedai-kedai, kita sudah sama-sama tahu bagaimana dinamika di sana. He-he-he.

Tapi, sudahlah. Pikiran melantur itu cepat-cepat saya tebas.

Urusan politik dan polemik daerah biarlah berjalan di relnya sendiri. Hari ini, mari kita bebaskan telinga kita. Nikmati saja suara merdu Diva. Anak kandung Kuansing yang sedang menjemput takdirnya menjadi bintang.

Sebagai sesama orang Kuansing—dan siapa saja yang cinta bakat murni—kita punya satu tugas penting sekarang. Buang dulu ego, lupakan dulu sekat-sekat. Kita harus bersatu.

Gadis kecil ini sedang berjuang di Jakarta. Membawa nama harum daerah.

Mari kita kirim doa. Jangan lupa kirim vote sebanyak-banyaknya. Kita antarkan Diva sampai ke tangga juara.

Sebab kalau Diva juara, yang bangga bukan cuma dia atau keluarganya. Kita semua, orang Kuansing, bakal ikut tegak kepalanya.

Maju terus, Diva! Goyang Jakarta!. (***)


Social Share Buttons and Icons powered by Ultimatelysocial
WhatsApp