Latest posts
-
Gara-gara Diva, Kompor Lupa Dimatikan

Oleh: Hendri Chaniago.Sabtu: 01:08:2026. Goyangannya tak perlu dibikin-bikin. Naik panggung, pegang mikrofon, senyum tipis—lalu, Bamm! Suara itu meluncur mulus. Garang. Tapi tetap santun. Itulah Diva Intan. Lengkapnya: Intan Ladiva Marsya. Anak muda dari Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Tempat di mana sampan berlari di atas air saat Pacu Jalur, dan vokal meliuk tanpa batas di atas…
-
Pensiunkan Egrek Sawit, Misriadi Raup Omset Ratusan Juta Jadi Pemasok Program MBG

Oleh: Hendri Chaniago.Sabtu: 01:08:3026. Umur Misriadi sudah 49 tahun. Musim rambutnya mulai beruban. Tapi urusan nasib, tak ada yang pernah tahu kapan angin bakal berembus balik. Dulu, hidupnya dihabiskan di kebun sawit. Dari satu blok ke blok lain. Memegang egrek, memangkas pelepah, memanen tandan buah segar. Berpeluh. Berdebu. Pindah dari satu estate ke estate lain.…
-
Sepatu Berdebu Rekening Tersenyum: Langkah Cerdas Hery Yusman Tangkap Peluang MBG

Oleh: Hendri Chaniago.Sabtu: 01:08:2026. Pisang Hery Yusman itu kini punya tugas negara. Tiap hari, 2.146 buah. Tidak boleh kurang. Tidak boleh terlambat. Begitu matahari terbit di Kuantan Singingi, ribuan pisang itu harus sudah siap. Harus mendarat mulus di dapur SPPG Banjar Padang, Kecamatan Kuantan Mudik. Untuk perut anak-anak sekolah. Program Makan Bergizi Gratis—orang Kuansing menyebutnya…
-
Saat Dana Desa Tinggal Recehan

Oleh; Hendri Chaniago.Jumat: 31:07:2026. Dahulu, jadi Kepala Desa itu gagah. Duit turun miliaran. Tiap tahun ada saja yang dibongkar. Hari ini ngaspal jalan, besok bikin drainase, lusa bangun gedung serbaguna. Kades datang ke warung kopi, dadanya busung. Warga senyum-senyum. Sekarang, pemandangan itu hilang.Kades datang ke warung kopi, seruput kopi hitamnya pelan-pelan. Mukanya ditekuk. Matanya celingukan.…
-
Antara Perut dan WPR

Oleh: Hendri Chaniago.Jumat: 31:07:2026. Razia lagi. Penertiban lagi. Pelaku PETI ditangkap lagi. Begitulah. Cerita lama yang diputar ulang. Kaset rusak. Kemarin, enam orang diciduk di Desa Serosah, Kecamatan Hulu Kuantan. Pelakunya pemain emas liar. Alias penambang emas tanpa izin. PETI. Yang turun bukan kaleng-kaleng. Petugas Krimsus Polda Riau langsung yang meluncur ke lokasi. Video penangkapannya…
-
Pj Sekda Baru dan Badai di Kuansing

Oleh: Hendri Chaniago.Kamis: 30:07:2026. Hari ini, resmi. Drs Muradi menanggalkan status “pelaksana harian”. Naik kelas. Dilantik langsung oleh Plt Bupati Kuansing, H Mukhlisin, sebagai Penjabat (Pj) Sekda Kuansing. Selamat untuk Pak Muradi. Tepuk tangan riuh bergema di ruangan. Foto bersama dipajang di mana-mana. Namun, perayaan ini tak boleh membuat terlena. Kursi Sekda itu bukan sofa…
-
Belajar dari Gowa

Oleh: Hendri Chaniago.Kamis: 30:07:2026. Matahari di Kuansing sedang terik-teriknya. Tapi begitu melangkah masuk ke gerai ritel modern di pinggir jalan itu, rasa-rasanya seperti menginjakkan kaki di Kutub Utara. Dingin. Sejuk. Lampunya terang benderang. Wangi pembersih lantainya khas. Semua orang memang senang. Anak-anak muda betah nongkrong di terasnya. Ibu-ibu ketagihan promo minyak gorengnya. Bapak-bapak numpang ngadem…
-
Perangkap Rp30 Miliar

Oleh: Hendri ChaniagoKamis: 30:07:2026 Lagi mikir keras saya hari ini. Makin dihitung, makin tidak masuk akal. Mungkinkah seorang Bupati Kuansing—siapa pun orangnya—bisa tegak lurus tidak menyentuh uang rakyat alias korupsi, kalau modal untuk duduk di kursi itu besarnya minta ampun, sementara gaji resminya cuma cukup buat beli beras beberapa karung? Antara modal yang keluar dan…
-
PEJUANG, PEMBANGKANG atau PECUNDANG?

Ditulis Oleh : H. Marwan Yohanis, S.Sos, M.I.Kom. Dalam kehidupan berbangsa, berorganisasi bahkan dalam keseharian kita sering berhadapan dengan tiga pilihan sikap: menjadi pejuang, pembangkang atau pecundang. Ketiganya lahir dari cara seseorang memandang tanggung jawab terhadap sesama. Pejuang adalah orang yang lebih banyak bekerja daripada berbicara.Mereka rela berkorban, tanpa sibuk menghitung pengakuan. Tidak mengejar pujian,…
-
Satu Perahu Menyapa Dunia

Oleh; Hendri Chaniago.Sabtu: 25:07:2026. Dua turis Korea itu nekat.Mereka naik ke atas jalur. Mengambil pendayung. Lalu ikut berdayung. Kejadiannya baru kemarin. Di Tepian Datuk Bandaro. Kecamatan Gunung Toar. Bayangkan. Orang Korea. Kulit putih, biasa makan kimchi, tiba-tiba duduk di atas kayu panjang. Kena cipratan air Sungai Kuantan. Kaosnya basah kuyup. Mukanya merah padam menahan beratnya…