Latest posts

  • Karat Dalam Kepala

    Karat Dalam Kepala

    Oleh: Hendri Chaniago.Rabu: 2:08:2026. Besi itu kuat. Bisa buat jembatan. Bisa buat gedung bertingkat. Tapi besi punya musuh bebuyutan. Bukan palu. Bukan gergaji.Musuhnya adalah dirinya sendiri. Karat. Karat itu datang diam diam. Bikin keropos dari dalam. Lama lama, besi paling keras pun hancur jadi debu. Cuma gara gara karat yang dibiarkan menempel. Manusia juga sama.…

    Read more

  • Laju Tanpa Ragu

    Laju Tanpa Ragu

    Oleh: Hendri Chaniago.Rabu: 02:08:2026. Sesekali boleh ya, kita bicara motivasi. Bosan juga kalau tiap hari hanya bahas angka dan konflik. Kali ini soal cara kita memandang hidup. Soal bagaimana sebuah besi besar melaju tanpa pernah peduli suara sumbang di sekitarnya. Coba perhatikan kereta api. Besar. Perak atau hitam. Berisik. Tapi ada satu hal yang bikin…

    Read more

  • Ketika Akar Dicabut: Peradaban pun Retak.

    Ketika Akar Dicabut: Peradaban pun Retak.

    Penulis: H. Marwan Yohanis, Sos., M.I.Kom. Pertumbuhan ekonomi yang mengabaikan adat, budaya, hutan, dan sungai pada akhirnya menggali lubang dirinya sendiri. Ada sebuah kekeliruan besar dalam cara kita mendefinisikan kemajuan. Kita terlalu mudah menyebut pembangunan sebagai keberhasilan ketika investasi tumbuh, dan industri berkembang, jalan dibangun, produksi meningkat, dan angka ekonomi bergerak naik. Tetapi kita jarang…

    Read more

  • Balik ke Kampus

    Balik ke Kampus

    Oleh: Hendri ChaniagoSabtu: 29:08:2026 ​Per 1 September 2026 nanti, nama Dr. Trian Zulhadi tak lagi menghiasi papan struktur Pemkab Kuansing. Selesai. ​”Mulai 1 September mendatang saya sudah balik ke kampus,” katanya ringkas. ​Kalimatnya pendek, tapi menegaskan satu hal: birokrasi yang bising, rapat yang tak habis-habis, hingga urusan berkas yang menggunung, resmi dia tinggalkan. Trian pulang.…

    Read more

  • Ketika Ambisi Terlalu Tinggi dan Ketakutan Terlalu Dalam

    Ketika Ambisi Terlalu Tinggi dan Ketakutan Terlalu Dalam

    Penulis : H. MarwanYohanis, S.Sos., M.I.Kom. Ada dua hal yang sering berjalan beriringan dalam diri seseorang: ambisi yang terlalu tinggi dan ketakutan yang terlalu dalam. Ambisi mendorong seseorang untuk mendapatkan lebih banyak—lebih banyak kekuasaan, pengaruh, pengakuan, posisi, atau kendali.Sementara ketakutan membuatnya cemas kehilangan semua yang telah dikejar, terlebih pencapaian itu diperoleh dengan cara tidak sepenuhnya…

    Read more

  • Dapur Bisnis Sepasang Mantan Banker

    Dapur Bisnis Sepasang Mantan Banker

    Oleh: Hendri Chaniago.Rabu: 26:08:2026. Modal itu penting. Tapi modal bukan segala-galanya. Logikanya sederhana, kalau modal nomor satu, semua mantan pegawai bank tentu sudah otomatis jadi konglomerat. Kenyataannya tidak begitu. Lihat saja perjalanan Selpi Keswita. Perempuan Kuansing satu ini paham betul lika-likunya. Dia pernah lama berkarier di bank. Setiap hari bergulat dengan angka. Mengurus kredit nasabah.…

    Read more

  • Pria Tanpa HP yang Membangun Kota

    Pria Tanpa HP yang Membangun Kota

    Oleh: Hendri ChaniagoSelasa, 25:08:2026 Pagi itu, pertengahan tahun 2006-an. Di kawasan Bintan Centre, Batu 9. Saya duduk di kantornya. Saya diundangnya untuk wawancara. Bertatap muka langsung dengan owner CV Sinar Bahagia, Suyono—atau yang lebih akrab disapa Pak Yono. Waktu itu, zaman sudah mulai canggih. Orang-orang sibuk pamer ponsel. Pegang HP di mana-mana. Biar kelihatan seperti…

    Read more

  • Referensi Membentuk Persepsi

    Referensi Membentuk Persepsi

    Penulis: H. Marwan Yohanis, S.Sos,. M.I.Kom Dua anak kecil sedang diajak pulang kampung oleh orang tuanya.Sebelumnya mereka belum pernah melihat kerbau. Pada saat sedang bermain, tiba-tiba dari arah yang berbeda, keduanya melihat seekor kerbau. Mereka terkejut lalu berlari pulang dan menceritakan apa yang mereka lihat kepada orang tuanya. Dengan penuh semangat Andra berkata, “Kerbau itu…

    Read more

  • Belajar Al-Amin di Era Centang Biru

    Belajar Al-Amin di Era Centang Biru

    Oleh: Hendri Chaniago.Senin: 24:08:2026. Besok Selasa, 25 Agustus 2026. Kalender merah. Hari Maulid Nabi. Biasanya, jempol kita mendadak lincah. Sibuk copy-paste ucapan selamat di story WhatsApp. Pakai gambar kubah masjid plus ornamen hijau. Estetik. Setelah itu selesai. Kembali scrolling TikTok, mengeluh harga beras naik, atau merutuki jalan raya yang berlubang tapi tak kunjung ditambal. Padahal,…

    Read more

  • Kami Tidak Berburu Kasus, Kami Merawat Harapan

    Kami Tidak Berburu Kasus, Kami Merawat Harapan

    Oleh: Hendri Chaniago.Senin: 24:08:2026. Layar ponsel redaksi TintaKita.com mendadak berkedip. Pesan WhatsApp masuk bertubi-tubi. Isinya senada. Banyak pembaca menanyakan alasan TintaKita jarang menulis berita investigasi. Ada juga yang penasaran kenapa kami tidak pernah membongkar kasus korupsi atau kejahatan. Saya tersenyum membaca pesan-pesan itu. Dalam hati, saya bersyukur. Pesan itu bukti bahwa TintaKita dibaca. Dicari. Dibutuhkan.…

    Read more

Social Share Buttons and Icons powered by Ultimatelysocial
WhatsApp