Latest posts
-
Pancasila Jangan Berhenti Menjadi Slogan, Jadikan Kompas Moral Kepemimpinan Bangsa.

Ditulis : H. Marwan Yohanis, S.Sos, M.I.Kom. Pancasila adalah dasar negara sekaligus kompas moral kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun, pertanyaan yang patut kita renungkan bersama adalah: apakah Pancasila hari ini benar-benar dijalankan, atau hanya slogan yang Indah dalam pidato, spanduk dan upacara kenegaraan? Lima sila dalam Pancasila bukanlah kalimat yang berdiri sendiri. Kelimanya merupakan satu…
-
Disorientasi, Diskomunikasi dan Disintegrasi: Jalan Sunyi Menuju Runtuhnya Sebuah Negara.

Ditulis: H. Marwan Yohanis, S.Sos, M.I.Kom. Keutuhan sebuah Negara tidak hanya ditentukan oleh kekuatan militer, kekayaan sumber daya alam, atau besarnya anggaran negara.Yang jauh lebih mendasar adalah kesamaan orientasi, keharmonisan komunikasi, dan kuatnya integrasi diantara para penyelenggara negara.Ketiga hal tersebut merupakan fondasi utama agar roda pemerintahan berjalan sesuai cita-cita kemerdekaan dan amanat konstitusi. Sejarah dunia…
-
Akhir Cerita Para “Gajah”

Ditulis Oleh: Hendri Chaniago.Rabu: 15/7/2026. Uang ratusan miliar. Emas batangan puluhan kilogram. Dan sepasang pejabat tinggi yang saling berjabat tangan, tersenyum lebar di depan kamera. Kita semua sudah tahu akhir ceritanya. Kita ini penonton yang sudah terlalu sering membeli tiket bioskop untuk film yang sama. Sutradaranya itu-itu saja. Alurnya mudah ditebak. Akhirnya pun sangat klasik.…
-
Dapur Gizi Berasap Lagi, Manajemen Baru Justru Bikin Resah

Ditulis Oleh: Selpi Keswita Libur sekolah sudah usai. Sudah dua hari, anak-anak kembali ke kelas. Tas baru. Sepatu baru. Dan yang paling ditunggu: kotak makan itu datang lagi. Anak-anak bilang: Mau lagi…., I am happy. Makasih MBG. Senang hati mendengarnya. Senin kemarin, 13 Juli 2026. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi bergulir lagi. Serentak. Di…
-
Jurus Baru ala Purbaya: Berburu Pajak Tanpa Memeras Ember

Ditulis Oleh: Hendri Chaniago.Selasa: 14/7/2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sedang tersenyum. Setidaknya, hatinya pasti lega.Bagaimana tidak. Bayangkan Anda punya utang target setinggi gunung. Tahun lalu—tahun 2025—Anda tekor besar. Istilah kerennya shortfall. Tekornya tidak tanggung-tanggung: Rp271 triliun! Itu angka yang bikin susah tidur. Bikin rambut cepat memutih. Lalu masuk tahun 2026. Baru saja lewat semester…
-
Tiga Pilar Kekuasaan, Satu Masalah Besar : Krisis Integritas

TRIAS POLITIKA. Oleh : H. Marwan Yohanis, S.Sos, M.I.Kom Sejarah ketatanegaraan Indonesia mengajarkan satu pelajaran penting: Kekuasaan yang terlalu besar ditangan siapapun selalu menyimpan potensi penyimpangan. Tidak peduli apakah kekuasaan itu berada di tangan eksekutif, legislatif ataupun yudikatif. Ketika keseimbangan hilang, yang menjadi korban adalah rakyat dan masa depan bangsa. Pada Masa Orde Baru, kekuasaan…
-
Salam Komando di Tengah Badai

Ditulis Oleh: Hendri Chaniago.Senin: 13/7/2026. Hari ini, ada pemandangan menarik di Jakarta Selatan. Tepatnya di kantor Kejaksaan Agung. Dua orang penting bertemu. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Jaksa Agung ST Burhanuddin. Begitu ketemu, mereka langsung salam komando. Klik! Kamera wartawan berebutan mengambil gambar. Senyum keduanya mengembang. Akrab sekali. Tapi, Anda tahu sendiri kelakuan netizen…
-
Tuah Petahana

Ditulis Oleh: Hendri Chaniago.Minggu: 12/7) 2027. Saya sedang santai, jemari memegang remote TV, lalu mata tertuju pada program Gaspol di Kompas TV. Di layar, ada Adi Prayitno. Direktur Parameter Politik Indonesia itu melempar omongan yang bikin saya tersedak kopi. Kalimatnya santai, tapi ngeri. Kata Adi, untuk Pilpres 2029 nanti, Prabowo Subianto sudah tidak butuh cawapres…
-
Jangan Hanya Polri, Kejaksaan Juga Perlu Direformasi

Ditulis Oleh: Hendri ChaniagoMinggu: 12/7/2026 Heboh lagi. Kali ini bukan soal polisi. Bukan soal kelakuan “oknum” berseragam cokelat yang biasa jadi bulan-bulanan netizen. Kali ini panggungnya milik korps Adhyaksa. Seragamnya coklat tua. Ada video viral. Pendek saja. Cuma 1 menit 43 detik. Diunggah di TikTok, meledak ke mana-mana. Isinya benderang. Seorang pria membongkar kelakuan oknum…
-
‘Buaya Lawan Buaya’

Ditulis Oleh: Hendri Chaniago.Sabtu: 11/2027. Dulu kita akrab dengan istilah Cicak lawan Buaya. Seru. Ramai. Rakyat tahu persis siapa yang harus dibela. Sekarang keadaannya jauh lebih mendebarkan. Yang bertarung bukan lagi cicak yang mungil. Ini kelas berat. Jaksa lawan Polisi. Kejaksaan Agung buka-bukaan, Mabes Polri juga tidak mau kalah. Ini murni Buaya lawan Buaya. Filsuf…