Latest posts
-
Korupsi bukan Soal sekedar Ongkos Politik, tapi Krisis Integritas

Ditulis: H. Marwan Yohanis, S.Sos, M.I.Kom. Pernyataan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang menyebut tingginya biaya Politik dalam Pilkada sebagai salah satu faktor di kalangan kepala daerah untuk melakukan praktik korupsi. Patut diapresiasi sebagai bentuk evaluasi terhadap praktik demokrasi kita. Memang tak dapat dipungkiri bahwa mahalnya biaya kontestasi politik berpotensi melahirkan dorongan untuk mengembalikan modal…
-
Geser Kursi, Geser Hati?

Oleh: Hendri Chaniago.Selasa: 21:07:2026. Posisi menentukan prestasi. Itu rumus lama. Di panggung politik, rumus resminya berubah: posisi menentukan spekulasi. Lihat saja foto yang sedang riuh diperbincangkan itu. Mari seruput dulu kopinya. Di sebelah kiri: Airlangga Hartarto. Sebelah kanan: Gibran Rakabuming Raka. Di depan Airlangga tertulis “Menko Ekon”. Di depan Gibran: “Wakil Presiden RI”. Mereka duduk…
-
Lambaian Naniek

Oleh: Hendri Chaniago.Rabu: 22: 07: 2026. Orang-orang kaget. Naniek S. Deyang mundur. Dari Badan Gizi Nasional. BGN itu basah. Anggarannya jumbo. Program Makan Bergizi Gratis. Jualan utamanya presiden. Tapi Naniek justru melambaikan tangan. Dadah. Alasan resminya: sakit jantung. Butuh berobat ke luar negeri. Maklum. Usia. Beban kerja. Dan tekanan. Tapi di warung kopi, cerita bisa…
-
Jurus Sowan ala Mukhlisin

Oleh: Hendri Chaniago.Senin: 20:07:2026. Kuansing itu unik. Mungkin satu-satunya kabupaten di Riau—atau bahkan di Indonesia—yang punya kutukan sejarah yang paling konsisten berulang. Bupatinya hobi betul ditangkap KPK. Lalu wakilnya naik kelas. Polanya selalu begitu. Mari kita runut ceritanya sambil menyeruput kopi hitam. Agak pahit, mirip politik di sana. Dulu, ada pasangan Andi Putra dan Suhardiman…
-
Saatnya Bersatu Membangun Bangsa, Bukan Tenggelam dalam Saling Menyalahkan.

Ditulis : H. Marwan Yohanis, S.Sos, M.I.Kom. Bangsa yang besar bukan tidak pernah mengalami masalah.Bangsa yang Besar adalah Bangsa yang memiliki keberanian menghadapi kenyataan , kebijaksanaan memperbaiki kesalahan, dan persatuan untuk melangkah menuju masa depan. Indonesia hari ini sedang menghadapi tantangan yang tidak lahir dalam satu hari, dan tidak pula berasal dari satu periode kepemimpinan.…
-
Tiga Dekade Main Cantik, Pensiun di Ujung Senapan

Oleh: Hendri Chaniago. Namanya Yang Youlin. Umurnya 69 tahun. Kalau di Indonesia, usia segitu harusnya sudah tenang di rumah. Momong cucu. Atau sibuk bolak-balik ke masjid. Tapi akhir hidup Yang Youlin berantakan. Berakhir di ujung laras senapan. Senin, 6 Juli lalu, Pengadilan Rakyat Menengah Changzhou mengetok palu. Tok! Hukuman mati. Tanpa ampun. Tanpa penundaan. Dosa…
-
Badai Konspirasi

Oleh: Hendri Chaniago.Rabu: 15/7/2025. Enak ya. Rasa sukses itu memang manis. Apalagi kalau suksesnya didapat setelah berhasil menjegal kaki orang lain sampai tersungkur. Rasanya seperti minum kopi susu hangat di pagi hari yang dingin. Nikmat sekali. Hari ini Anda mungkin sedang tersenyum lebar. Sangat lebar. Duduk di kursi empuk yang baru saja. Di sekeliling Anda,…
-
APA YANG HILANG DI NEGERIKU

Ditulis : H. Marwan Yohanis, S.Sos, M.I.Kom Yang hilang bukan kekayaan. Yang hilang bukan kecerdasan. Yang hilang adalah rasa malu ketika berbuat salah. Tak peduli pemimpin,atau rakyat biasa. Keserakahan dipertontonkan tanpa rasa bersalah. Ketidakadilan disaksikan setiap hari, seolah sudah menjadi bagian dari kehidupan. Penjarahan, korupsi hak rakyat, manipulasi dan penyalahgunaan kekuasaan terlalu sering dianggap sebagai…
-
Habis Manis, Rumah Dikuras

Ditulis Oleh: Hendri Chaniago.Kamis: 16) 7/2026 Khas Prabowo. Kalau sudah pidato, selalu ada kejutan. Kalimatnya meledak-ledak. Retorikanya sukses membuat kuping sebagian orang di dalam ruangan mendadak merah. Kemarin begitu lagi. Tepat di Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional. Suasana harusnya santai. Penuh seremonial. Potong tumpeng, tepuk tangan, lalu pulang. Tapi Prabowo bukan tipe presiden yang suka…
-
Ring Tinju Terhormat untuk Dua Politisi

Oleh: Hendri Chaniago.Kamis: 16/7/2026. Ruang rapat itu ber-AC dingin. Tapi siang itu, suasananya jauh lebih panas dari kuah asam pedas patin khas Pekanbaru. Kursi-kursi empuk berguncang. Meja-meja kayu jati yang kokoh mendadak minder dan kehilangan wibawanya.DPRD Riau gempar. Bukan karena ada interupsi cerdas soal anggaran rakyat. Bukan pula karena perdebatan sengit tentang nasib petani sawit.…