Latest posts
-
Misteri Telepon Pukul Satu

Oleh: Hendri Chaniago.Minggu: 20:09:2026. Senin, 14 September 2026.Ingat tanggal itu. Kelak, sejarah akan mencatatnya sebagai plot twist paling gila dalam sejarah politik-ekonomi Republik ini. Bayangkan alurnya. Jam 1 siang: Seorang Menteri Keuangan menggebrak meja Senayan. Dia membongkar kebocoran uang negara triliunan rupiah di depan para senator. Sangar. Berani. Ksatria. Jam 4 sore: Namanya di Istana…
-
Telepon Terakhir Purbaya

Oleh: Hendri Chaniago.Senin : 14:09:2026. Senin pagi, 14 September 2026. Jam baru menunjuk angka 10 pagi. Di gedung DPD-DPR RI, Purbaya Yudhi Sadewa masih sibuk luar biasa. Beliau memimpin rapat gabungan. Senyumnya masih mengembang. Bicaranya lugas seperti biasa.Ia bekerja. Sungguh-sungguh bekerja. Bahkan sampai jam 3 sore, rapat marathon itu baru rampung. Purbaya sempat disapa wartawan.…
-
Weker Purbaya dan Napas Baru Kemenkeu

Oleh: Hendri Chaniago.Senin: 14:09:2026. Kursi Menteri Keuangan itu memang panas. Siapa pun yang duduk di situ pasti merasakannya. Purbaya Yudhi Sadewa baru saja merasakan sengatan kursi tersebut. Presiden Prabowo Subianto akhirnya mengambil keputusan tegas untuk menggantinya. Di warung kopi, orang-orang sibuk menebak-nebak alasannya. Namun di balik tembok Kemenkeu, persoalannya sangat jelas: ini tentang ritme kerja…
-
Musda Beringin dan Bayang-Bayang 2031

Oleh: Hendri Chaniago.Senin: 14:09:2026. Bulan ini, mata para pengamat politik lokal tertuju ke satu titik: Musda Golkar Kuansing. Peristiwa politik yang sungguh menarik untuk terus dikawal. Publik kini menantikan arah langkah beringin tua itu, apakah bakal menghadirkan nakhoda baru demi penyegaran atau tetap memilih bertahan dengan kepengurusan yang ada. Kalaupun muncul nakhoda baru, arah anginnya…
-
Ramalan Mbak Selvi

Oleh: Hendri Chaniago.Minggu: 13:09:2026. Komentar itu masuk di akun Facebook saya. Pendek. Tapi menusuk. Penulisnya bernama Selvi Widya.Saya baca berulang-ulang. Sambil menyeruput kopi yang mulai dingin, saya membatin bahwa netizen ini sungguh pinter membaca peta. Bahasanya sederhana. Tanpa istilah tinggi-tinggi. Tapi isinya seperti kompas politik Kuantan Singingi untuk sepuluh tahun ke depan. Perhatikan alur kalimat…
-
Menembus Senayan 2029

Oleh: Hendri Chaniago.Jumat: 11:09:2026. Kuansing butuh orang di Senayan. Itu harga mati. Selama ini kita cuma jadi penonton. Tiap Pemilu datang, janji manis ditumpuk. Begitu coblosan usai, kita ditinggal. Anggaran pusat lari ke daerah tetangga. Kita dapat sisanya. Kadang malah cuma dapat asapnya. Padahal hitung-hitungannya jelas. DPT Kuansing itu ada 255.805 pemilih. Laki-laki 129 ribuan,…
-
Dinamika Politik Kuansing Menuju 2029

Oleh: Hendri Chaniago.Sabtu: 12:09:2026. Kabut asap pekat yang menyelimuti udara tak sedikit pun mengurungi niat para pecinta kopi untuk berkumpul dan menganalisis peta politik Kuansing 2029. Sambil menyeruput kopi hitam yang mulai dingin, konfigurasi perolehan kursi dan peta kekuatan partai sudah tergambar jelas di atas meja kayu. Analisisnya sederhana. Tapi tajam. Lihat saja Gerindra. Pada…
-
Jangan Kerdil Sebelum Bertanding

Oleh: Hendri Chaniago.Rabu: 09:08:2026. Senja itu tipis. Temaram mulai jatuh. Mobil kami melaju cukup kencang. Menuruni jalanan berliku di perbatasan Desa Sitorajo Kari. Lampu kendaraan dari arah berlawanan satu per satu mulai menyala, membelah garis remang yang makin pekat. Di dalam kabin, tadinya cuma ada suara mesin dan deru angin. Sunyi. Tipikal orang capek sehabis…
-
Pujian Putin dan Kail Emas Prabowo di Vladivostok

Oleh: Hendri Chaniago.Selasa: 08:08:2026 Putin itu cerdas. Sangat cerdas. Di Vladivostok, di panggung forum ekonomi Rusia, dia melempar kalimat yang langsung bikin ruang sidang manggut-manggut. Bagi kita yang di tanah air, terutama yang lagi duduk nyantai sambil seruput kopi hitam, kalimat itu rasanya sungguh cespleng. Poin Putin sederhana. Tapi telak. Indonesia itu negara dengan pemeluk…
-
Jangan Cuma Nonton Ributnya, Lihat Untungnya!

Ditulis Oleh : Hendrianto Jumat, 4 September 2026 Di Balik Ribut-Ribut Polda Sitanggang vs Dt Darwis: Bikin Penasaran, Akhirnya Bikin Haru. Drama sudah selesai. Dua-duanya sudah bersalaman hangat di Polres Kuansing. Baju kotak-kotak bertemu baju putih. Senyum lebar terkembang, sepakat damai lewat jalur Keadilan Restoratif. Beres. Suasana yang kemarin sempat panas membara, mendadak adem seketika.…