Latest posts
-
Resep Doktor Dini untuk Pacu Jalur

Oleh: Hendri Chaniago.Minggu: 30:08:2026. Pesta Pacu Jalur selalu usai dengan cara yang sama. Meriam karbit dingin. Sungai Kuantan kembali tenang. Yang tertinggal hanya sampah dan dompet warga yang kembali sepi. Perputaran uang miliaran rupiah seperti cuma menumpang lewat. Fenomena ganjil inilah yang dibongkar habis oleh Dr. Dini Handayani lewat riset disertasinya di FISIP Universitas Riau.…
-
Potensi SAGU Indonesia

Ditulis Oleh : Asikin Chalifah Berkesempatan mengikuti zoom meeting dengan nara sumber Prof.Bintoro beberapa waktu lalu. Beliau mantan dosen IPB yang sudah malang melintang menggeluti soal sagu. Tema zoom meeting yang diinisiasi oleh Gamal Institute memang seputar potensi sagu di Indonesia. Dengan potensi lahan/hutan sagu seluas 5,5 juta hektar (eksisting 1,2-1,5 juta hektar), Indonesia menjadi…
-
Balik ke Kampus

Oleh: Hendri ChaniagoSabtu: 29:08:2026 Per 1 September 2026 nanti, nama Dr. Trian Zulhadi tak lagi menghiasi papan struktur Pemkab Kuansing. Selesai. ”Mulai 1 September mendatang saya sudah balik ke kampus,” katanya ringkas. Kalimatnya pendek, tapi menegaskan satu hal: birokrasi yang bising, rapat yang tak habis-habis, hingga urusan berkas yang menggunung, resmi dia tinggalkan. Trian pulang.…
-
Paru-Paru Dunia Kembali Terluka

Ditulis Oleh:Asikin Chalifah Semua mahfum. Hutan tropis, termasuk hutan hujan tropis di Indonesia sering disebut sebagai paru-paru dunia. Berperan menyerap “kotoran” (CO2) dari udara dan mengeluarkan O2 yang sangat penting bagi makhluk hidup di bumi. Mekanisme itu di dunia pertanian sering dimaknai sebagai proses fotosintesis. Hutan hujan tropis juga memiliki peran penting lain, menguapkan air…
-
Ketika Ambisi Terlalu Tinggi dan Ketakutan Terlalu Dalam

Penulis : H. MarwanYohanis, S.Sos., M.I.Kom. Ada dua hal yang sering berjalan beriringan dalam diri seseorang: ambisi yang terlalu tinggi dan ketakutan yang terlalu dalam. Ambisi mendorong seseorang untuk mendapatkan lebih banyak—lebih banyak kekuasaan, pengaruh, pengakuan, posisi, atau kendali.Sementara ketakutan membuatnya cemas kehilangan semua yang telah dikejar, terlebih pencapaian itu diperoleh dengan cara tidak sepenuhnya…
-
Dari Rusjdi Hingga Asrul: Dua Bupati Pembuka Jalan Kuansing

Oleh: Hendri Chaniago.Jumat: 28:08:2026. Tak ada Kuantan Singingi kalau tak ada Rusjdi S. Abrus dan Asrul Ja’afar. Peribahasa itu tidak berlebihan. Begitulah sejarah mencatatnya. Tahun 1999. Kuansing belum jadi apa-apa. Hanya sekadar kawasan kecamatan di bawah ketiak Indragiri Hulu. Jauh dan sepi. Pembangunan pun belum tersentuh. Lalu lahir Undang-Undang Nomor 53 Tahun 1999. Kuansing resmi…
-
Ketiadaan Pengawasan Dalam Perdagangan Beras Melalui E-commerce

Ditulis Oleh : Asikin Chalifah KASONGAN, Bantul, DIY, 27 Agustus 2026 Ini perlu Penguatan Penegakan Hukum. Diendus dan sudah di “cross check” ke lapangan. Kecurigaan berawal dari beras di pasaran dengan harga yang terbilang sangat mahal. Padahal stock beras di gudang BULOG sangat melimpah, tercatat sebanyak 5,22 juta ton. Dari beberapa sampel yang diuji, dipastikan…
-
Bupati yang Menantang Gelap dan Keterisolasian

Oleh: Hendri Chaniago.Rabu: 26:08:2026. Namanya Sukarmis. Di Kuansing, orang menyapa beliau dengan sebutan Datuk Politik. Dulu, dia bukan siapa-siapa. Bukan anak pejabat. Bukan lulusan akademi. Ia tumbuh dari kerasnya aspal pasar Teluk Kuantan. Hidup dari benturan keras di jalanan. Di sana, hukumnya cuma satu: berani dan dihormati. Naluri pasarnya kuat. Cara bicaranya tanpa basa-basi. Blak-blakan.…
-
Dapur Bisnis Sepasang Mantan Banker

Oleh: Hendri Chaniago.Rabu: 26:08:2026. Modal itu penting. Tapi modal bukan segala-galanya. Logikanya sederhana, kalau modal nomor satu, semua mantan pegawai bank tentu sudah otomatis jadi konglomerat. Kenyataannya tidak begitu. Lihat saja perjalanan Selpi Keswita. Perempuan Kuansing satu ini paham betul lika-likunya. Dia pernah lama berkarier di bank. Setiap hari bergulat dengan angka. Mengurus kredit nasabah.…
-
Mengubah Cerita Pahit Buah Impor Menjadi Peluang Lokal

Oleh: Hendri Chaniago.Selasa: 25:08:2026. “MBG bukan sekadar bagi-bagi piring makan, melainkan instrumen pergeseran ekonomi nasional dari kapitalis menuju kerakyatan. Saat pasar terbuka puluhan juta porsi per hari, pilihannya cuma dua: kita ambil peluang emas ini melalui agribisnis lokal, atau membiarkan devisa terbang ke luar negeri karena ketergantungan impor.” — Wayan Supadno Ada yang beda di…