Latest posts
-
Jangan Hanya Polri, Kejaksaan Juga Perlu Direformasi

Ditulis Oleh: Hendri ChaniagoMinggu: 12/7/2026 Heboh lagi. Kali ini bukan soal polisi. Bukan soal kelakuan “oknum” berseragam cokelat yang biasa jadi bulan-bulanan netizen. Kali ini panggungnya milik korps Adhyaksa. Seragamnya coklat tua. Ada video viral. Pendek saja. Cuma 1 menit 43 detik. Diunggah di TikTok, meledak ke mana-mana. Isinya benderang. Seorang pria membongkar kelakuan oknum…
-
‘Buaya Lawan Buaya’

Ditulis Oleh: Hendri Chaniago.Sabtu: 11/2027. Dulu kita akrab dengan istilah Cicak lawan Buaya. Seru. Ramai. Rakyat tahu persis siapa yang harus dibela. Sekarang keadaannya jauh lebih mendebarkan. Yang bertarung bukan lagi cicak yang mungil. Ini kelas berat. Jaksa lawan Polisi. Kejaksaan Agung buka-bukaan, Mabes Polri juga tidak mau kalah. Ini murni Buaya lawan Buaya. Filsuf…
-
Maling Teriak Maling di Panggung Diva

Ditulis Oleh: Hendri Chaniago.Sabtu: 11/7) 2026. Mata saya tak berkedip. Kemarin. Di depan televisi. Ada anak gadis. Masih sangat muda. Parasnya cantik. Begitu mic di tangan, auranya langsung berubah. Menggelegar. Dia Diva. Cah ayu dari Kuantan Singingi. Jauh-jauh dari Riau, dia kini berdiri di panggung megah Dangdut Academy Indosiar. Kemarin itu, dia membawakan satu lagu.…
-
Bantahan Kemarin Sore, Tersangka Hari Ini

Ditulis Oleh: Hendri Chaniago.Sabtu: 11/7/2026. Dunia ini memang panggung sandiwara. Dan akhir pekan ini, panggung itu roboh di tangan Irjen Totok Suharyanto. Sabtu. 11 Juli 2026. Kortas Tipikor Polri resmi mengetuk palu: Febrie Adriansyah (FA), sang mantan Jampidsus, jadi tersangka. Ikut terseret juga seorang swasta bernama Don Ritto (DR) . Dramatis sekali. Padahal, baru kemarin…
-
Presiden Lari Kencang, DPR Ikat Tali Sepatu

Ditulis Oleh: Hendri Chaniago.Sabtu: 11/7/2026. Presiden Prabowo Subianto sudah gemas. Beliau minta UU Perampasan Aset segera diketok. Jangan ditunda lagi. “Kita tidak boleh main-main lagi. Rakyat sudah bosan melihat koruptor merajalela. Saya minta UU Perampasan Aset ini segera diselesaikan. Negara tidak boleh kalah oleh segelintir orang yang ingin mengamankan harta jarahannya!” Begitu ketegasan sikap yang…
-
Runtuh Sebelum Siang

Ditulis Oleh: Hendri Chaniago.Sabtu: 11/7/2026. Sekali klik, runtuh. Malamnya diumumkan, paginya mundur. Cepat sekali. Begitulah kalau bukti sudah bicara. Tak perlu menunggu hari berganti siang. Febri Andriansyah akhirnya menyerah juga. Pagi-pagi benar. Saat sebagian kita mungkin masih mengaduk kopi, atau baru saja menghidupkan mesin motor, pengumuman itu keluar.Febri mundur. Padahal, baru tadi malam Polri menggelar…
-
Kowe Mrene Kan Ora Bayar

Ditulis Oleh: Hendri Chaniago.Sabtu : 11/7/2026. Dua daerah. Dua cerita. Tapi muaranya persis sama: gedung merah putih KPK. Dan ujungnya pun seragam: rompi oranye yang tak pernah modis itu. Sama-sama bupatinya ditangkap. Sama-sama soal peras-memeras. Tapi, tunggu dulu. Modusnya beda kelas. Kalau Anda sering mendengar cerita dari Kabupaten Kuantan Singingi—ah, Kuansing yang elok itu—cerita korupsinya…
-
Mesin Cuci Duit di Ruko Cipete

Ditulis Oleh: Hendri Chaniago.Jumat : 10/7/2027. Gila. Benar-benar gila. Kantor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya mendadak mirip gudang Bank Indonesia. Atau mungkin, mirip gua penyamun di dongeng Ali Baba. Bedanya, yang ini nyata. Ada emas batangan berderet-deret. Beratnya mencapai 74 kilogram. Kalau Anda pakai kalung emas 5 gram saja sudah merasa mentereng, bayangkan yang ini: 74.000…
-
Berebut Panggung Siapa Paling Bersih

Ditulis Oleh: Hendri Chaniago.Jumat: 10/7/2026. Hebat betul Prof. Mahfud MD. Kalimatnya pendek, tapi maknanya menancap dalam: “Saling bongkar korupsi bagus. Setan ketemu setan.” Ucapan itu seperti ramalan kuno yang mendadak jadi kenyataan hari ini. Layar ponsel kita sekarang penuh sesak oleh berita penggeledahan. Sitaan emas, tumpukan dolar di kafe, hingga rumah mewah di Sentul ikut…
-
Bahaya Ambisi Si Bodoh

Oleh: Hendri Chaniago.Kamis: (9/7/2027) Kita sering keliru. Kita takut pada orang cerdas yang jahat. Kita ngeri membayangkan diktator yang pintar. Otak mereka encer, rencananya rapi.Padahal, sejarah punya cerita lain. Ada yang jauh lebih mengerikan: orang bodoh, tapi ambisius, dan—ini yang celaka—konsisten. Kalau orang pintar jadi diktator, dia masih punya kalkulasi. Ada batas logis di kepalanya.…