Latest posts
-
Mantan Sopir Truk Mau Beli Bayan?

Oleh: Hendri Chaniago.Kamis: 20:08:2026. Geger. Pasar modal Indonesia mendadak jantungan. Namanya juga bursa, kalau nggak bikin deg-degan ya bukan bursa namanya. Kabar burung berhembus kencang: Haji Isam, pengusaha tangguh asal Kalimantan Selatan, dikabarkan bakal mencaplok 62 persen saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Angka 62 persen itu bukan main-main. Itu porsi kepemilikan sang pengendali, Low…
-
Umpan Prabowo di Atas Podium: Cara Pintar Membaca Kawan dan Lawan

Oleh: Hendri Chaniago.Senin: 17:08:2026. Banyak orang geleng-geleng kepala. Tiap kali Pak Prabowo bicara di podium, besoknya jagat maya langsung heboh. Media riuh. Oposisi tepok jidat. Netizen sibuk bikin meme.Semua kompak bilang: “Waduh, Pak PS blunder lagi. Ngawur lagi.” Kenyataannya tidak sesederhana itu.Jangan terburu-buru menghakimi. Mari kita tarik napas panjang, seruput kopi item hangat, lalu pikirkan…
-
Ketika Garuda Terluka di Aceh

Oleh: Hendri Chaniago.Minggu: 16:08:2026. Nyes. Itu perasaan pertama waktu video itu lewat di layar HP saya. Lambang negara kita—Burung Garuda Pancasila—diinjak. Dibopong. Diperlakukan entah bagaimana di Aceh. Jujur saja, dada terasa sesak melihat itu. Garuda itu bukan sekadar benda mati. Dia simbol. Ada keringat, darah, dan air mata para pendiri bangsa yang dititipkan di sana.…
-
Salah ‘Lontiak’ di Astaka Mangkrak

Laporan: Hendri Chaniago.Minggu: 16:08:2026. Atapnya melengkung indah. Selembayung Melayu yang khas. Di atasnya bertengger kubah. Berundak-undak. Gaya Timur Tengah. Kombinasi yang anggun. Di atas kertas. Tapi cobalah berdiri di depannya hari ini. Di pinggir lapangan itu. Yang Anda lihat bukanlah keagungan, melainkan tumpukan sisa kayu bekisting. Puing-puing beton. Dan sisa perancah yang masih memeluk erat…
-
Sakralnya Pacu Jalur

Oleh: Hendri Chaniago.Senin: 11:08:2026. Orang Kuantan Singingi itu unik. Kalender mereka beda dengan orang kebanyakan. Kalau orang lain cuma punya satu musim mudik besar dalam setahun—ya Idulfitri itu—orang Kuansing punya dua. Satu lagi hadir di bulan Agustus. Tepat saat Festival Pacu Jalur digelar. Bagi anak rantau Kuansing, dua momen ini punya derajat yang hampir sejajar.…
-
Bukan Pemulung Lagi

Oleh: Hendri ChaniagoSenin: 10:08:2026. Dahulu, mereka dipanggil pemulung.Agak miring. Ada aroma kumuh yang terikat di kata itu. Pekerjaannya mengais sisa kehidupan orang lain. Menjelajah tumpukan sampah, mencari plastik yang masih punya harga. Lalu, berita hari Senin (10/8) ini datang dari Jakarta Utara. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengumumkan hal penting. Pengumuman yang mungkin terdengar sepele bagi sebagian…
-
Menakar Kusut Menjelang Eforia Pacu Jalur

Oleh: Hendri ChaniagoRabu: 05:08:2026. Angin sore di Tepian Narosa berembus pelan. Santai betul. Di depan kami, Batang Kuantan mengalir tenang. Tampak dari kejauhan, pemacu jalur -jalur sedang latihan. Gemuruh perhelatan agung itu sudah terbayang di depan mata. Sudah lama kami tidak duduk melingkar seperti ini. Begitu ada kesempatan, jadilah. Kami bertukar pikiran. Lepas. Tanpa sekat…
-
Berebut Keringat di Simpang Sambung

Oleh: Hendri Chaniago.Ahad: 09:08:2026. Jalan Simpang Sambung menuju Sungai Bawang itu sudah lama bikin sesak dada. Kalau hujan, jalannya mirip kubangan kerbau. Kalau panas, debunya mengepul seperti asap dapur umum. Warga Singingi sudah kenyang makan janji. Maka ketika ada kabar PT Sinar Utama Nabati (SUN) mau mengucurkan dana CSR untuk membendung penderitaan itu. Membangun jalan…
-
Nasib Wakil Kepala Daerah: Dihapus atau Dipelihara?

Oleh: Hendri Chaniago.Sabtu: 08:08:2026. Pecah kongsi. Itu cerita lama. Cerita yang diulang-ulang setiap lima tahun sekali. Awalnya mesra. Saat daftar ke KPU, usap-usap dada. Gandengan tangan. Pakai baju warna senada. Senyum terkembang lebar-lebar di depan kamera. Begitu dilantik, beda cerita. Bulan pertama masih manis. Bulan ketiga mulai dingin. Masuk tahun kedua, ruang kerja wakil mulai…
-
Mobil Mogok

Oleh: Hendri Chaniago.Selasa: 04:08:2026. Pemerintah daerah itu kadang mirip sopir angkot gaek. Mobilnya mogok. Karburatornya kotor. Bensinnya habis. Bukannya cari teknisi, atau minimal beli bensin, mereka malah kompak turun. Eksekutif di kiri, legislatif di kanan. Lalu… dorong! Satu, dua, tiga… heehhh! Muka merah padam. Keringat mengucur deras sampai ke celana dalam. Berjalan sepuluh meter, napas…