Latest posts
-
Belajar dari Gowa

Oleh: Hendri Chaniago.Kamis: 30:07:2026. Matahari di Kuansing sedang terik-teriknya. Tapi begitu melangkah masuk ke gerai ritel modern di pinggir jalan itu, rasa-rasanya seperti menginjakkan kaki di Kutub Utara. Dingin. Sejuk. Lampunya terang benderang. Wangi pembersih lantainya khas. Semua orang memang senang. Anak-anak muda betah nongkrong di terasnya. Ibu-ibu ketagihan promo minyak gorengnya. Bapak-bapak numpang ngadem…
-
Perangkap Rp30 Miliar

Oleh: Hendri ChaniagoKamis: 30:07:2026 Lagi mikir keras saya hari ini. Makin dihitung, makin tidak masuk akal. Mungkinkah seorang Bupati Kuansing—siapa pun orangnya—bisa tegak lurus tidak menyentuh uang rakyat alias korupsi, kalau modal untuk duduk di kursi itu besarnya minta ampun, sementara gaji resminya cuma cukup buat beli beras beberapa karung? Antara modal yang keluar dan…
-
PEJUANG, PEMBANGKANG atau PECUNDANG?

Ditulis Oleh : H. Marwan Yohanis, S.Sos, M.I.Kom. Dalam kehidupan berbangsa, berorganisasi bahkan dalam keseharian kita sering berhadapan dengan tiga pilihan sikap: menjadi pejuang, pembangkang atau pecundang. Ketiganya lahir dari cara seseorang memandang tanggung jawab terhadap sesama. Pejuang adalah orang yang lebih banyak bekerja daripada berbicara.Mereka rela berkorban, tanpa sibuk menghitung pengakuan. Tidak mengejar pujian,…
-
Satu Perahu Menyapa Dunia

Oleh; Hendri Chaniago.Sabtu: 25:07:2026. Dua turis Korea itu nekat.Mereka naik ke atas jalur. Mengambil pendayung. Lalu ikut berdayung. Kejadiannya baru kemarin. Di Tepian Datuk Bandaro. Kecamatan Gunung Toar. Bayangkan. Orang Korea. Kulit putih, biasa makan kimchi, tiba-tiba duduk di atas kayu panjang. Kena cipratan air Sungai Kuantan. Kaosnya basah kuyup. Mukanya merah padam menahan beratnya…
-
Korupsi bukan Soal sekedar Ongkos Politik, tapi Krisis Integritas

Ditulis: H. Marwan Yohanis, S.Sos, M.I.Kom. Pernyataan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang menyebut tingginya biaya Politik dalam Pilkada sebagai salah satu faktor di kalangan kepala daerah untuk melakukan praktik korupsi. Patut diapresiasi sebagai bentuk evaluasi terhadap praktik demokrasi kita. Memang tak dapat dipungkiri bahwa mahalnya biaya kontestasi politik berpotensi melahirkan dorongan untuk mengembalikan modal…
-
Geser Kursi, Geser Hati?

Oleh: Hendri Chaniago.Selasa: 21:07:2026. Posisi menentukan prestasi. Itu rumus lama. Di panggung politik, rumus resminya berubah: posisi menentukan spekulasi. Lihat saja foto yang sedang riuh diperbincangkan itu. Mari seruput dulu kopinya. Di sebelah kiri: Airlangga Hartarto. Sebelah kanan: Gibran Rakabuming Raka. Di depan Airlangga tertulis “Menko Ekon”. Di depan Gibran: “Wakil Presiden RI”. Mereka duduk…
-
Lambaian Naniek

Oleh: Hendri Chaniago.Rabu: 22: 07: 2026. Orang-orang kaget. Naniek S. Deyang mundur. Dari Badan Gizi Nasional. BGN itu basah. Anggarannya jumbo. Program Makan Bergizi Gratis. Jualan utamanya presiden. Tapi Naniek justru melambaikan tangan. Dadah. Alasan resminya: sakit jantung. Butuh berobat ke luar negeri. Maklum. Usia. Beban kerja. Dan tekanan. Tapi di warung kopi, cerita bisa…
-
Jurus Sowan ala Mukhlisin

Oleh: Hendri Chaniago.Senin: 20:07:2026. Kuansing itu unik. Mungkin satu-satunya kabupaten di Riau—atau bahkan di Indonesia—yang punya kutukan sejarah yang paling konsisten berulang. Bupatinya hobi betul ditangkap KPK. Lalu wakilnya naik kelas. Polanya selalu begitu. Mari kita runut ceritanya sambil menyeruput kopi hitam. Agak pahit, mirip politik di sana. Dulu, ada pasangan Andi Putra dan Suhardiman…
-
Sihir Bocah Beton 304

Ditulis Oleh: Hendri Chaniago.Senin: 20:07:2027. Ini tentang bocah yang baru saja mengguncang dunia. Kemarin dini hari. Di Stadion MetLife, New Jersey. Lamine Yamal namanya. Masih remaja. Tapi di tangannya, trofi Piala Dunia 2026 itu kini sah milik Spanyol. Argentina—sang juara bertahan—harus menangis. Skornya tipis: 1-0. Lewat drama perpanjangan waktu. Yang cetak gol bukan Lamine. Bukan…
-
Saatnya Bersatu Membangun Bangsa, Bukan Tenggelam dalam Saling Menyalahkan.

Ditulis : H. Marwan Yohanis, S.Sos, M.I.Kom. Bangsa yang besar bukan tidak pernah mengalami masalah.Bangsa yang Besar adalah Bangsa yang memiliki keberanian menghadapi kenyataan , kebijaksanaan memperbaiki kesalahan, dan persatuan untuk melangkah menuju masa depan. Indonesia hari ini sedang menghadapi tantangan yang tidak lahir dalam satu hari, dan tidak pula berasal dari satu periode kepemimpinan.…