Latest posts
-
Jurus Sowan ala Mukhlisin

Oleh: Hendri Chaniago.Senin: 20:07:2026. Kuansing itu unik. Mungkin satu-satunya kabupaten di Riau—atau bahkan di Indonesia—yang punya kutukan sejarah yang paling konsisten berulang. Bupatinya hobi betul ditangkap KPK. Lalu wakilnya naik kelas. Polanya selalu begitu. Mari kita runut ceritanya sambil menyeruput kopi hitam. Agak pahit, mirip politik di sana. Dulu, ada pasangan Andi Putra dan Suhardiman…
-
Sihir Bocah Beton 304

Ditulis Oleh: Hendri Chaniago.Senin: 20:07:2027. Ini tentang bocah yang baru saja mengguncang dunia. Kemarin dini hari. Di Stadion MetLife, New Jersey. Lamine Yamal namanya. Masih remaja. Tapi di tangannya, trofi Piala Dunia 2026 itu kini sah milik Spanyol. Argentina—sang juara bertahan—harus menangis. Skornya tipis: 1-0. Lewat drama perpanjangan waktu. Yang cetak gol bukan Lamine. Bukan…
-
Tiga Dekade Main Cantik, Pensiun di Ujung Senapan

Oleh: Hendri Chaniago. Namanya Yang Youlin. Umurnya 69 tahun. Kalau di Indonesia, usia segitu harusnya sudah tenang di rumah. Momong cucu. Atau sibuk bolak-balik ke masjid. Tapi akhir hidup Yang Youlin berantakan. Berakhir di ujung laras senapan. Senin, 6 Juli lalu, Pengadilan Rakyat Menengah Changzhou mengetok palu. Tok! Hukuman mati. Tanpa ampun. Tanpa penundaan. Dosa…
-
Badai Konspirasi

Oleh: Hendri Chaniago.Rabu: 15/7/2025. Enak ya. Rasa sukses itu memang manis. Apalagi kalau suksesnya didapat setelah berhasil menjegal kaki orang lain sampai tersungkur. Rasanya seperti minum kopi susu hangat di pagi hari yang dingin. Nikmat sekali. Hari ini Anda mungkin sedang tersenyum lebar. Sangat lebar. Duduk di kursi empuk yang baru saja. Di sekeliling Anda,…
-
Habis Manis, Rumah Dikuras

Ditulis Oleh: Hendri Chaniago.Kamis: 16) 7/2026 Khas Prabowo. Kalau sudah pidato, selalu ada kejutan. Kalimatnya meledak-ledak. Retorikanya sukses membuat kuping sebagian orang di dalam ruangan mendadak merah. Kemarin begitu lagi. Tepat di Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional. Suasana harusnya santai. Penuh seremonial. Potong tumpeng, tepuk tangan, lalu pulang. Tapi Prabowo bukan tipe presiden yang suka…
-
Ring Tinju Terhormat untuk Dua Politisi

Oleh: Hendri Chaniago.Kamis: 16/7/2026. Ruang rapat itu ber-AC dingin. Tapi siang itu, suasananya jauh lebih panas dari kuah asam pedas patin khas Pekanbaru. Kursi-kursi empuk berguncang. Meja-meja kayu jati yang kokoh mendadak minder dan kehilangan wibawanya.DPRD Riau gempar. Bukan karena ada interupsi cerdas soal anggaran rakyat. Bukan pula karena perdebatan sengit tentang nasib petani sawit.…
-
Akhir Cerita Para “Gajah”

Ditulis Oleh: Hendri Chaniago.Rabu: 15/7/2026. Uang ratusan miliar. Emas batangan puluhan kilogram. Dan sepasang pejabat tinggi yang saling berjabat tangan, tersenyum lebar di depan kamera. Kita semua sudah tahu akhir ceritanya. Kita ini penonton yang sudah terlalu sering membeli tiket bioskop untuk film yang sama. Sutradaranya itu-itu saja. Alurnya mudah ditebak. Akhirnya pun sangat klasik.…
-
Jurus Baru ala Purbaya: Berburu Pajak Tanpa Memeras Ember

Ditulis Oleh: Hendri Chaniago.Selasa: 14/7/2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sedang tersenyum. Setidaknya, hatinya pasti lega.Bagaimana tidak. Bayangkan Anda punya utang target setinggi gunung. Tahun lalu—tahun 2025—Anda tekor besar. Istilah kerennya shortfall. Tekornya tidak tanggung-tanggung: Rp271 triliun! Itu angka yang bikin susah tidur. Bikin rambut cepat memutih. Lalu masuk tahun 2026. Baru saja lewat semester…
-
Salam Komando di Tengah Badai

Ditulis Oleh: Hendri Chaniago.Senin: 13/7/2026. Hari ini, ada pemandangan menarik di Jakarta Selatan. Tepatnya di kantor Kejaksaan Agung. Dua orang penting bertemu. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Jaksa Agung ST Burhanuddin. Begitu ketemu, mereka langsung salam komando. Klik! Kamera wartawan berebutan mengambil gambar. Senyum keduanya mengembang. Akrab sekali. Tapi, Anda tahu sendiri kelakuan netizen…
-
Tuah Petahana

Ditulis Oleh: Hendri Chaniago.Minggu: 12/7) 2027. Saya sedang santai, jemari memegang remote TV, lalu mata tertuju pada program Gaspol di Kompas TV. Di layar, ada Adi Prayitno. Direktur Parameter Politik Indonesia itu melempar omongan yang bikin saya tersedak kopi. Kalimatnya santai, tapi ngeri. Kata Adi, untuk Pilpres 2029 nanti, Prabowo Subianto sudah tidak butuh cawapres…